Adalah Dodi Rahwana yang tampil sebagai pahlawan bagi timnya menyusul gol semata wayang yang dicetaknya ke gawang Persires pada menit ke-11, saat bentrok di Stadion Teladan Medan, Selasa (30/3).
Maklum saja karena hingga pertandingan usai, tidak ada tambahan gol yang tercipta, meski kedua tim silih berganti melancarkan tekanan, demi menghindari posisi juru kunci grup I yang sekaligus zona degradasi.
Tambahan tiga poin dai laga ini membuat Ayam Kinantan untuk sementara menempati zona aman di peringkat ke-10, meski sebetulnya tim kebanggaan warga Kota Medan ini belum sepenuhnya aman dari jeratan degradasi.
Hal itu karena kemungkinan untuk disalib Persires masih cukup terbuka, mengingat kedua tim hanya selisih tiga poin. Jika di laga terakhir Persires mampu meraih kemenangan dan PSMS kandas, tentu yang terdegradasi adalah PSMS.
Sementara itu, dari grup II, Persis Solo di pastikan turun kasa, karena baru mengumpulkan 12 poin dan terpaut enam poin dari Persikota yang berada di atasnya. Kekalahan 2-0 di laga terakhirnya saat bentrok dengan Gresik United membuat Persis semakin terbenam di dasar klasemen.
Hal yang sama dialami Persiku Kudus. Karena baru mengumpulkan 19 poin, tim ini harus rela turun kasta musim depan. Sebetulnya, Persiku sukses meraih satu poin di laga terakhirnya usai menahan imbang 1-1 tuan rumah PSIM
Yogyakarta.
Hanya saja, tambahan satu poin itu tidak cukup untuk menyelamatkan Persiku dari jurang degradasi.
sumber : www.goal.com
tetep smangat temen2ku pasoepati,paserbumi mendukungmu.
BalasHapuspasoepati tu apa...
BalasHapuspaserbumi baru suporter...
dyar cocote persisolonthe degradasi
BalasHapuspayah ah.. tim jateng koq yg degradasi dua sekaligus?
BalasHapusamin.......PERSIS degradasi....
BalasHapuspasoepati merana, nama besar pasoepati hanya akan mendukung tim kasta ketiga...
BalasHapuskebobolan kok 2 gol lebih tiap pertandingan...memalukan. Bravo Brajamusti, dari posisi rawan jadi pahlawan
BalasHapusI Luph U Pull Semen Padang.... Suporter Indonesia cinta damai...
BalasHapusjika aturan dan pengurus PSSI masih seperti ini, kasian tim-tim yg kurang dana!!!!!
BalasHapusjangankan untuk berprestasi, bertahan ja sulit soal kompetisi penuh mafia....PSSI,wasit,dll yg mana untuk semua tu hanya bsa dilakukan tim beruang saja....
kompetisi lokal j g sehat kok wez ngimpi piala dunia.......apa kata dunia????????
bravo korp wasit......kalianlah juaranya!!!!!!!!!
to PSSI.....mundur wae klo hanya bisa bawa sepakbola indonesia makin ancuuur ......memalukan!!!!!!!!!!!!
Persis didukung pemain asing tapi tetep keok, contohlah psim walau 100% lokal tetap bersaing...semangat & militansi lebih penting dari materi.
BalasHapusDAMAI2 JO SALING MENGEJEK..OK
BalasHapuswasit e akeh duite kih ... 3 peretandingan terakhir do bayaran gede kabeh hehehe
BalasHapuspersiku pie iki????tp aq tetap dukng persiku mpe matiwalo divisi 1.. harus juara, hargai mati.by plasma.....
BalasHapussebenarnya aku nyesel persiku degradasi ke divisi 1, tapi apa boleh buat, dari awal sudah dapat diprediksi, sebab pemda gak serius sama persiku, coba kalo dulu masih pak tamzil, pasti persiku bisa naik ISL
BalasHapusMAJU PERSIKU!!
BalasHapus" BRAJAMUSTI DANCOK ....
BalasHapusRENE'O LE ... NENG SOLO TAK CULEK MATA MU ... "
esoe gor cangkeman tok .....
by ; pasoepati
boten mass ....
BalasHapuskolo boten wani kaleh wong solo ....
wong solo bagos2 og .....
bu : brajamusti