Selasa, 04 Januari 2011

Gol Seto di “Injury Time” antarkan kemenangan Persiba Bantul

Pemain Persiba Bantul Seto Nurdiyantoro menjadi pahlawan sore tadi, bermain sebagai pemain pengganti, mantan pemain Timnas di era 90′an ini, berhasil mencetak gol penentu kemenangan bagi tuan rumah Persiba Bantul, atas tamunya PSBI Blitar di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (3/01). Gol yang amat sangat melegakan ribuan Paserbumi, karena tercipta di ‘Injury Time’, sekaligus mengobati kekecewaan akibat kegagalan Penalti Ezequiel Gonzales.
Raihan 3 poin sore tadi, membawa Wahyu Wijiastanto dkk ke posisi 2 Klasemen sementara Liga Ti-Phone Grup lll dengan nilai 13. Kemenangan juga didapat klub tetangga, PSS Sleman usai mengalahkan Persekam Metro Malang 2-0 di Maguwoharjo International Stadium.

Tampil minus Fortune Udo, Arwin dan Bruno Casmir, Persiba tidak kesulitan membongkar pertahanan ketat yang diperagakan Andriansyah cs dari PSBI. Dua peluang langsung hadir di 5 menit pertama, sayang Ugiek maupun Ezze gagal menuntaskannya. Lini tengah yang dimotori Refelino, Choirul Anam, Busari serta Johan Manaji, kali ini mendapat lawan sepadan. Aksi Moukwelle dkk, mampu sesekali melancarkan serangan balik ke pertahanan Persiba yang dipimpin sang Kapten Wahyu Wijiastanto. Beberapa kali kemelut di area penalti PSBI menjelang babak pertama usai, tetap tak menghasilkan gol. Skor 0-0 menutup paruh pertama pertandingan.

Edu tampaknya menyadari sektor tengahnya kurang menguasai lapangan. Dan Reffelino Imbiri-pun ditarik keluar untuk digantikan Seto Nurdiyantoro. Baru semenit masuk, kembali sundulan Ezze mengenai mistar gawang PSBI yang dijaga Ngadiono. Serangan Persiba lewat Busari seringkali merepotkan bek tim berjuluk ‘Singo Lodro’ namun terburu-buru dalam penyelesaian akhir.
PSBI sempat mencetak gol di pertengahan babak kedua, akan tetapi Wasit Ahmad Tuhaera menyatakan Offside. 20 menit menjelang bubaran, 2 pemain kembali dimasukan Edu. M Bagong Ansori serta Sinangjono. Keduanya menggantikan Johan Manaji dan Anwaruddin. Intensitas serangan memang makin meningkat, hingga Sinangjono dilanggar kiper Ngadiono. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih walau diprotes kubu PSBI termasuk pelatihnya M Arifin.
Sayang, eksekusi striker kesayangan Paserbumi itu hanya menerpa tiang kanan gawang. Ketika semua penonton di Stadion Sultan Agung mengira pertandingan akan berakhir imbang 0-0, Seto Nurdiyantoro menunjukan dirinya belum habis.
Dari kemelut di detik-detik Injury time 3 menit, Seto berhasil menyundul bola Rebound Heading Ezze. Meledaklah kegembiraan penonton, khususnya Paserbumi sore itu. Dan skor tipis 1-0 menyudahi perlawanan ketat PSBI Blitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Share |