Jumat, 26 Maret 2010

Persiku tahan Imbang PSS

Bola.net - Tim PSS Sleman ditahan imbang Persiku Kudus 1-1 pada pertandingan sepak bola kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat sore.
Kesebelasan tuan rumah unggul lebih dulu melalui kaki M Eksan pada menit 67, namun tim tamu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 80 melalui tendangan Christian Bakalat.
Pada babak pertama kedua tim menampilkan permainan menyerang. Pemain kedua tim saling melancarkan serangan ke daerah pertahanan lawan untuk menghasilkan gol.
Namun, serangan yang dilancarkan pemain kedua tim selalu kandas karena berhasil dihalau oleh barisan pertahanan lawan, dan hingga babak pertama usai kedudukan tanpa gol tidak berubah.
Memasuki babak kedua, tim tuan rumah meningkatkan tempo permainan dengan melancarkan serangan lebih gencar. Serangan membuahkan hasil pada menit 67 melalui kaki penyerang PSS M Eksan. Gol berawal dari sodoran bola dari Nkomo Josep yang ditendang M Eksan. Tendangan yang cukup keras itu, membuat bola gagal ditepis kiper Persiku dan masuk gawang.
Gol Eksan membuat kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk PSS. Namun, keunggulan PSS tidak bisa dipertahankan, karena Persiku berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan Christian Bakalat pada menit 80.
Kedudukan 1-1 bertahan hingga wasit Mulyadi dari Bogor meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000 penonton.
Dalam pertandingan ini, wasit Mulyadi mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain kedua tim, yakni satu kartu untuk pemain PSS Awang Agus, dan dua kartu bagi pemain Persiku, Abong serta Christian Bakalat.
Usai pertandingan, ofisial tim PSS Sleman berusaha mengejar wasit Mulyadi hingga ke luar lapangan, karena kepemimpinan wasit dinilai tidak adil. Namun, berkat pengamanan yang cukup ketat dari aparat keamanan, wasit berhasil keluar dengan aman.
Pelatih Persiku Widhoro Heriyanto mengatakan bersyukur bisa menahan imbang tuan rumah. Meskipun masih sulit, hasil melawan PSS dapat menjadi modal bagi Persiku untuk keluar dari zona degradasi.
"Kami juga masih sulit untuk keluar dari zona degradasi. Namun, hasil imbang melawan PSS membuat kami masih memiliki harapan untuk keluar dari zona degradasi," katanya.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman Sing Betay mengatakan kecewa dengan kepemimpinan wasit. Namun demikian, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap para pemain.
"Permainan anak-anak masih perlu diperbaiki, sehingga dalam pertandingan melawan PSIR Rembang pada 30 Maret nanti kami dapat menang," katanya. (ant/row)

1 komentar:

Share |