Bola.net - PSIM Yogyakarta memastikan posisi di papan tengah klasemen Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010, setelah memetik kemenangan 3-1 atas tamunya PSIR Rembang pada pertandingan di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Jumat malam.
"Kemenangan ini memastikan posisi PSIM Yogyakarta terhindar dari degradasi, karena hingga pertandingan itu PSIM sudah mengumpulkan 22 poin. Posisi ini sudah cukup aman," kata General Manager PSIM Yogyakarta Najib M Saleh usai pertandingan.
Pada pertandingan yang berlangsung di tengah gerimis, pemain-pemain PSIM yang dilatih Jefri Janes itu mencoba terus menekan pertahanan lawan.
Setelah beberapa kali gagal menyarangkan bola ke gawang yang dijaga Efendi, kesempatan emas PSIM datang setelah wasit Hasanudin menunjuk titik putih karena Engkus Kuswaha dijatuhkan pemain PSIR Rembang Deni Tarkus pada menit 18. Santosa yang dipercaya untuk mengeksekusi bola dari titik penalti berhasil menyarangkannya ke gawang lawan pada menit 20.
Lima menit kemudian Engkus Kuswaha kembali menciptakan gol kemenangan bagi PSIM, sehingga kedudukan menjadi 2-0. Gol itu tercipta karena barisan belakang PSIR Rembang tidak menyangka umpan dari Santosa dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Engkus Kuswaha dari sisi kanan lapangan.
Hingga babak pertama berakhir, PSIM dapat mempertahankan keunggulan 2-0 atas lawannya.
Memasuki babak kedua, permainan kedua tim berlangsung imbang, namun keduanya tidak mampu menciptakan gol dari beberapa kesempatan yang diperoleh.
Pelatih PSIM Jefri kemudian berinisiatif memasukkan Hasan Basri Lohy pada menit 65 menggantikan Bayu Andar Cahyadi untuk menambah kekuatan di lini tengah yang mulai kedodoran.
Wasit Hasanudin kembali menunjuk titik putih pada menit 72 setelah Engkus Kuswaha dijatuhkan M Jupri. Wawan Sucahyo yang baru satu menit memasuki lapangan setelah menggantikan Santosa, ditunjuk menjadi eksekutor. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan pemain bernomor punggung 8 ini, dan menambah keunggulan PSIM Yogyakarta menjadi 3-0 pada menit 74, setelah mengecoh kiper Efendi.
Namun, pemain PSIM sepertinya lengah atas keunggulan itu, sehingga dapat dimanfaatkan PSIR untuk memperkecil kekalahan pada menit 80 melalui kaki Antoni Jomah Ballah yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Ony Kurniawan.
PSIM Yogyakarta masih menyisakan satu pertandingan terakhir pada musim kompetisi 2009/2010 Divisi Utama Liga Indonesia yaitu menghadapi Persiku Kudus pada Selasa (30/3).
"Meskipun sudah memastikan tidak akan terdegradasi dari Divisi Utama, namun pada pertandingan terakhir nanti kami akan tetap bermain all out," kata Manajer PSIM Yogyakarta Aji Sutarto.
Ia berharap PSIM Yogyakarta mampu mengantongi nilai 25 pada akhir musim 2009/2010 dan berada di posisi enam atau tujuh klasemen, seperti target yang ditetapkan. (ant/row)
MANTAAP TNAN PSIM DAAB,
BalasHapusDENGAN MATERI PMAEN LOKAL TP TETEP JOZZ,,
POKOK'E WELL..
-JOGJA BERSATU TAK BISA DIKALAHKAN-